SMK SUKAPURA TANJUNGJAYA HARUMKAN KABUPATEN TASIKMALAYA RAIH JUARA DIAJANG BERGENGSI TINGKAT NASIONAL
Tasikmalaya, (kabardesanews.com) - Pitria Sari dan Annasihah Khumairah Buktikan Anak Desa Bisa Bersinar, Ukir Prestasi di 7 Lomba Bergengsi Secara Online, Kalahkan Ratusan Rival dari Seluruh
Indonesia, Berhasil Membawa Harum Smk Sukapura Kecamatan Tanjungjaya dan Kabupaten Tasikmalaya.
Kabar membanggakan datang dari pelosok Kabupaten
Tasikmalaya. Dua siswi SMK Sukapura yang berlokasi di Desa/Kecamatan Tanjungjaya, berhasil mencatatkan prestasi spektakuler di kancah Nasional. Melalui
berbagai kompetisi online bergengsi, mereka membuktikan bahwa lokasi geografis bukan penghalang untuk meraih kesuksesan.
Pencapaian gemilang ini diraih oleh Pitria Sari (Kelas XI Akuntansi) dan Annasihah Khumairah (Kelas XI MP A). Keduanya bersaing ketat dengan peserta
dari ratusan sekolah se-Indonesia dan berhasil keluar sebagai pemenang.
Kepala Sekolah SMK Dedi Ah Kurniadi, SP.d., MP.d., mengucapkan Selamat kepada kedua putri terbaik kami, Pitria dan Annas. Kalian telah membawa nama harum SMK Sukapura Tanjungjaya dan Kabupaten Tasikmalaya di pentas nasional. Prestasi kalian adalah jawaban atas semua tantangan dan keterbatasan.
Kepada seluruh keluarga besar SMK Sukapura, mari kita jadikan momen ini sebagai momentum kebangkitan. Sekolah berkomitmen untuk terus
mendorong dan memfasilitasi bakat setiap anak didik. Teruslah berkarya, karena dari desa pun, kita bisa mengukir sejarah!”
Kedua siswi telah menerima Pemberian Sertifikat dari SMK Sukapura, ini menjadi simbol harapan dan bukti bahwa dengan kemauan keras dan akses digital yang merata, talenta-talenta terbaik dari daerah bisa
bersaing dan meraih puncak prestasi tertingi.
"Pitria Sari menyalakan kemenangan dengan terlebih dahulu menjadi Juara 1 Jenius Science National Olympiad (JSNO) Tingkat Provinsi Jawa Barat untuk bidang Ekonomi. Hasil ini membawanya ke tingkat nasional pada 18 November 2025 yang diselenggarakan oleh Jenius Competition. Di tingkat nasional, Pitria sukses menduduki peringkat 10 besar, setelah bersaing dengan peserta dari 69
sekolah dengan 52 delegasi per sekolah, "terangnya Kepala Sekolah SMK Sukapura Dedi Ah Kurniadi, pada Rabu (03/12/2025).
Sementara itu, Annasihah Khumairah menunjukkan konsistensi dan keahlian multidisiplin dengan meraih lima medali dalam lima kompetisi berbeda:
1.Medali Perunggu (Peringkat 16 Nasional) bidang Ekonomi di Kompetisi Sains Pelajar Bima 2.0 oleh saintech.id (5 Oktober 2025), mengalahkan peserta dari 69 sekolah.
2.Medali Emas (Peringkat 19 Nasional) bidang Ekonomi di Kompetisi Akademik Hari Pahlawan oleh olimnas.id (9 November 2025), bersaing dengan 323 peserta.
3.Medali Emas (Peringkat 24 Nasional) bidang Ekonomi di Olimpiade Nasional Sumpah Pemuda oleh pon.indonesia (19 Oktober 2025), mengungguli 155 peserta.
4.Medali Emas (Peringkat 14 Nasional) bidang Informatika di ajang Naschero oleh gypemindonesia (15 November 2025), melibas 250 peserta.
5.Medali Emas (Peringkat 28 Nasional) bidang Sejarah di ajang Naschero (16 November 2025), mengalahkan 175 peserta, "jelas Kepsek Dedi Ah Kurniadi.
Prestasi dari daerah ini menuai pujian dan kebanggaan dari seluruh elemen masyarakat terlebih dari Guru-guru Pembimbing seperti yang disampaikan Indra Setia Nugraha, S.Ak., Sebagai Kepala Program Bisnis dan Manajemen serta sebagai guru Produktif Akuntansi Keuangan SMK Sukapura saat ditemui diruang kantornya, “Ini adalah bukti nyata bahwa semangat dan ketekunan tidak kenal batas wilayah. Pitria dan Annas adalah inspirasi bagi kami semua, terutama rekan-rekannya di SMK Sukapura. Mereka belajar mandiri, memanfaatkan teknologi, dan punya ambisi besar. Kami mendorong semua siswa untuk aktif, "ujarnya.
Mencari peluang, tak gentar bersaing, dan percaya bahwa kalian punya kemampuan yang tak kalah hebatnya dengan siswa dari kota besar, "tambah Indra.
ditempat berbeda orang tua dari Pitria Sari, “Sebagai orang tua di desa, kami sangat bangga dan haru. Kami hanya bisa memberikan dukungan moral dan doa. Kerja keras mereka sendiri yang membuahkan hasil terbaiknya. Ini menunjukkan bahwa anak-anak desa punya potensi luar biasa jika diberi kesempatan dan dukungan. Kami ucapkan terimakasih kepada guru-guru yang telah membimbing.
**(red)**