Tasikmalaya Siapkan Parkir Non-Tunai di Jalan HZ Mustofa hingga Kawasan Jam Gadang
TASIKMALAYA, (kabardesanews.com) - Pemerintah Kota Tasikmalaya melalui Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Parkir telah melaksanakan sosialisasi sistem parkir non-tunai yang akan segera diterapkan. Kawasan yang menjadi fokus awal mencakup ruas mulai dari jalur peridustrian hingga sekitar kawasan toko di Jalan Jam Gadang, dengan tahap pertama difokuskan pada satu jalur yang menghubungkan Jalan HZ Mustofa hingga Jam Gadang.
Pembayaran parkir akan dilakukan secara penuh non-tunai melalui kerja sama dengan Bank Jabar Banten (BJB). Setiap petugas parkir akan dibekali perangkat pembayaran portable yang dapat terkoneksi secara real-time untuk memproses transaksi tanpa tunai dengan aman dan efisien.
Pengawasan terhadap area parkir dilakukan secara terpadu. Selain memanfaatkan CCTV yang telah terpasang untuk mendukung optimalisasi retribusi, pihaknya juga akan melakukan pengawasan lapangan yang ketat. Petugas akan menjalankan tugas dengan menggunakan atribut lengkap (SP, C3), dan ke depannya direncanakan akan menerapkan penggunaan ID card serta tanda pengenal resmi bagi seluruh petugas parkir.
Kepala UPTD Parkir Kota Tasikmalaya Uen Haeruman menyampaikan, "Tujuan utama dari penerapan sistem ini adalah meningkatkan ketertiban, kenyamanan, dan keamanan parkir di kota Tasikmalaya, sekaligus mencapai target retribusi yang telah ditetapkan." Ia juga mengimbau masyarakat untuk mendukung dan menggunakan sistem baru tersebut, serta menegaskan bahwa pelaku parkir liar akan ditindak sesuai peraturan yang berlaku.
Informasi ini disampaikan Uen Haeruman saat wawancara awak media setelah kegiatan pembinaan dan sosialisasi bagi petugas parkir. Acara tersebut juga diakhiri dengan sesi foto bersama antara kepala UPTD Parkir, pengawas kolekto, dan seluruh petugas parkir kota Tasikmalaya di komplek lokasi kegiatan, sebagai bentuk sinergitas dalam mendukung program baru ini.
Terpisah, Dedi, Pengawas Kolekto Petugas Parkir, menegaskan bahwa pihaknya terus menekankan pada kesigapan petugas untuk bekerja tepat waktu dan menyerahkan karcis sesuai arahan pimpinan. "Saat ini kita tengah dalam tahap persiapan menyeluruh untuk implementasi sistem non-tunai," ucapnya dalam keterangan yang sama.
Sementara itu, Dani, juga sebagai Pengawas Kolekto Petugas Parkir, menyampaikan bahwa kesejahteraan petugas parkir menjadi perhatian utama Bank BJB. Bersama Uen Haeruman, ia memberikan himbauan khusus kepada masyarakat: "Mohon untuk tidak melakukan parkir tanpa karcis atau menganggap area parkir sebagai tempat parkir gratis. Pastikan untuk mengambil karcis terlebih dahulu sebelum melakukan pembayaran sesuai prosedur resmi yang ditetapkan."pungkasnya.
**(Rahmat)**