Viral !! Puluhan ASN dan Masyarakat Di Karangnunggal Jadi Korban Investasi Berkedok Bisnis Pakaian Dan Paket Lebaran
Kab. Tasikmalaya, (kabardesanews.com) - Baru-baru ini warga Karangnunggal kembali heboh terkait banyaknya korban Investasi yang disinyalir berkedok bisnis pakaian dan paket lebaran.
Diketahui fakta dilapangan, korban kebanyakan dari kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) Instansi Pendidikan, tentunya kalangan Ibu-ibu guru, selain itu ada masyarakat yang bergerak rutin sebagian pengumpul paket lebaran juga jadi korban Investasi tersebut, berdasarkan data dari berbagai sumber, uang yang di investasikan dari puluhan ASN dan Masyarakat kisaran nya mencapai kurang lebih Rp. 10 Milyar, Minggu (08/03/26).
Diketahui pelaku utama tersebut berinisial MR (25) warga asal Desa Cikupa Kecamatan Karangnunggal Kabupaten Tasikmalaya yang berperan sebagai bos untuk mengumpulkan para investor dengan menjanjikan laba menggiurkan kepada calon korbannya, dengan rayuan maut mematikan yang membuat para korban terbuai, dan akhirnya para korban setuju menginvestasikan uangnya, untuk usaha bersama mendapat keuntungan kisaran 10-30 persen.
Alih-alih perjalanan bisnis tersebut berjalan, makin lama makin kentara bahwa uang banyak mandeg, Karena bisnis pun tak berjalan sesuai harapan, sementara laba harus tetap di berikan kepada para Investor, akhirnya untuk menanggulangi hal itu, pelaku pun merayu investor-investor baru untuk menutupi laba investor lama.
Dari praktek investasi MR ini berantai para seller bawah jadi korban, uang paket lebaran, sampai ratusan juta dan ratusan orang berharap uang tabungan dan paket bisa kembali. Namun dengan kejadian ini para seller lah yang dikejar oleh para warga yang menabungkan uang dan paket lebaran.
Ditelisik dari kejadian ini, yang menjadi pertanyaan, banyaknya ASN yang menjadi korban MR, sampai saat ini belum ada yang berani melaporkan, padahal data-data dilapangan, para ASN tersebut banyak yang berinvestasi sampai ratusan juta, disini banyak memunculkan spekulasi negatif dari berbagai kalangan.
Opini publik banyak berandai-andai, para ASN ini menginvestasikan uang karena jelas tergiur dari laba besar, tapi disisi lain dari mana sumber uang tersebut sampai satu orang ASN menginvestasikan ratusan juta, dan bahkan belum ada Rilis laporan resmi kepada pihak berwajib, publik berharap ada pencerahan kedepannya.
** (YC)**