10 KPM PKH Desa Cikalong Graduasi Mandiri, Pendamping PKH: Membangun Mental "Bansos Sementara, Berdaya Selamanya"
Kabupaten Tasikmalaya, (kabardesanews.com) - Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) Kecamatan Sodonghilir laksanakan kegiatan sosialisasi labelisasi rumah PKH Graduasi mandiri dan pemutakhiran data PPKH Kecamatan Sodonghilir dengan membawa tema "Bansos Sementara, Berdaya Selamanya".
Kegiatan dilaksanakan di aula kantor Desa Cikalong Kecamatan Sodonghilir Kabupaten Tasikmalaya dan dihadiri oleh Camat Sodonghilir, Sekmat Sodonghilir, Kepala Desa Cikalong, Ketua PPDI, Korcam PKH, Kawil, Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan KPM PKH, pada Selasa (18/11/2025).
Membangun mental mandiri sebuah langkah nyata menuju kemandirian dan keberdayaan sosial ekonomi menjadi momentum penuh makna bagi masyarakat Kecamatan Sodonghilir khususnya di Desa Cikalong, ditengah suasana hangat pencairan bantuan sosial ( Bansos) yang diterima warga, namun tidak demikian dengan KPM PKH Desa Cikalong memilih untuk graduasi mandiri.
Koordinator PKH Kecamatan Sodonghilir Robi Andriatna menyampaikan, "guardiasi mandiri tidak harus mampu secara ekonomi, namun harus kuat secara mental, bahwa perubahan sejatinya databg dari diri kita sendiri. Alhamdulillah Sosialisasi guardiasi mandiri dilakukan dengan kehangatan kebersamaan dan kesadaran diri, guardiasi merupakan tolak ukur dalam mengetaskan kemiskinan, keluarga harapan yang lulus bukan hanya sekedar angka dalam laporan, tetapi sebuah simbol harapan untuk merubah mental warga sihingga tidak tergantung dalam bantuan untuk kedepannya, "ujarnya.
"Tujuan diadakan kegiatan sosialisasi labelisasi rumah KPM, Graduasi dan pemutakhiran data adalah:
1. Meningkatkan kesadaran penerima bantuan PKH bahwa bansos itu bagi yg berhak mendapatkan sesuai dengan ketentuan, sehingga diharapkan yang sudah tidak layak menerima bansos memahami makna dari bantuan sosial, dan tidak tergantung dengan bansos, dan berani untuk graduasi mandiri.
2. Upaya mewujudkan bansos tepat sasaran.
3. Pemutakhiran data penting dilakukan demi objektivitas, validasi dan akurasi data, dan itu harus dijaga dan perjuangkan.
Apresiasi setinggi-tingginya datang dari Sekmat Kecamatan Sodonghilir, atas pilihan berat ini yang tidak semua orang mampu dan siap memilih untuk graduasi mandiri, "kata Robi.
Robi Andriatna berpesan bagi seluruh KPM PKH, mari kita tingkatkan mentalitas dan pemahaman kita tentang batuan sosial, dimana bansos merupakan cahaya lilin ditengah kegelapan, yang kalo sudah hidup lagi lampunya, sebaiknya lilin itu dimatikan, sehingga disadari betul bahwa bansos itu sementara, dan berdaya selamanya, "imbuhnya.
Selain itu, untuk yang melakukan graduasi mandiri, saya bangga dan kagum kepada semua ibu-ibu KPM yang dengan ikhlas graduasi, sejatinya mereka telah memberikan kesempatan kepada yang benar-benar berhak dan belum pernah tersentuh bantuan sosial, agar mendapatkan bantuan sehingga bisa merasakan kehadiran Negara dan Kementerian Sosial dalam hidupnya, dan memberikan cahaya ditengah gulita, semoga semua yang graduasi mandiri, lebih baik, lebih sejahtera, dan bisa menjadi inspirasi bagi KPM PKH se-Indonesia, "harap Robi Andriatna.
Kepala Desa Cikalong Tatang Sontani menambahkan, " Program PKH adalah program pemberian bantuan tunai bersyarat dengan batas waktu tertentu, jadi bukan bantuan sosial yang berkelanjutan, "tambahnya.
"Ada waktunya penerima PKH akan melalui masa graduasi baik secara alamiah maupun graduasi mandiri yang berbeda dari kedua proses graduasi tersebut adalah pada pasca graduasi untuk KPM dengan graduasi alamiah maka KPM sudah tidak lagi menerima bantuan sosial lagi. Namun bagi KPM dengan graduasi mandiri ada kemungkinan KPM akan menerima program lanjutan, dimana penerima program akan ada kemungkinan menerima bantuan berupa pelatihan dan juga modal untuk masa yang akan datang, "pungkas Kades Tatang Sontani.
***(Red)***