Dedi Suryadi Keluhkan Adanya Pemangkasan Anggaran Dana Desa Tahun 2026 Hingga 60 Persen
Kab.Tasikmalaya, (kabardesanews.com) - Buntut adanya pemangkasan Dana Desa banyak Kepala desa yang mengeluhkan kebijakan tersebut, pemangkasan DD yang mencapai 60 % yang diberlakukan diakhir tahun 2025 dan seterusnya.
Salah satunya kepala desa Cibalong Kecamatan Cibalong Kabupaten Tasikmalaya Dedi Suryadi, juga mengeluhkannya, Dedi mengaku sangat terpukul dan resah menerima kabar pemangkasan anggaran Dana Desa tahun 2026 hingga lebih dari separuh (60 persen) dari jumlah tahun sebelumnya. Kebijakan ini juga menyertakan pemangkasan tunjangan hari bagi kepala desa di lingkup Kabupaten Tasikmalaya.
Menurut Dedi Suryadi, kabar pemangkasan datang secara tiba-tiba diumumkan pemerintah pusat pada akhir Desember 2025, padahal menurutnya musyawarah dusun hingga musyawarah desa untuk menetapkan rencana program dan besaran anggaran tahun 2026 telah disepakati. Hal ini tentunya akan membuat sejumlah program desa terdampak tidak terealisasi, mulai dari gangguan upaya pengentasan kemiskinan hingga pembatalan proyek pembangunan irigasi pertanian yang telah lama dinantikan oleh masyarakat.
"Kita merasa sangat berat, karena tanpa adanya anggaran yang memadai, pembangunan di desa akan terhambat. Padahal desa memiliki potensi yang bisa digali, seperti sektor pertanian dan perikanan," ucapnya kepada tim kabardesanews.com
Bukan hanya Dedi, semua kepala desa saat ini harus memutar otak untuk mengalokasikan dana yang terbatas tersebut pada program-program prioritas.
Mereka berharap Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya dapat menemukan solusi terkait pemangkasan anggaran Dana Desa dan tunjangan, serta memberikan perhatian yang lebih terhadap potensi desa agar dapat bekerja dengan nyaman dan optimal dalam mengembangkan wilayah masing-masing.
Selain itu tuntutan masyarakat akan lebih cenderung berasumsi negatif terhadap kinerja kepala desa, masyarakat yang sudah mendambakan, pembangunan infrastruktur, pemberdayaan serta program lain yang sudah di agendakan, tentunya akan buyar begitu saja, " pungkas Dedi.
(YC)