Pasien Luka Bakar, Kepala UPTD Puskesmas Sodonghilir Karnadi: Upaya Telah Kami Lakukan Demi Kesehatan Dan Kesembuhannya

Pasien Luka Bakar, Kapus Sodonghilir: Telah Kami Lakukan Penanganan Untuk Kesembuhannya 

Tasikmalaya, (kabardesanews.com) - UPTD Puskesmas Sodonghilir telah tangani pasien luka bakar serius diduga tersiram ai gula yang panas kurang lebih satu jam sebelum datang ke Puskesmas.

Diketahui pasien luka bakar bernama Muhammad al-Fatin Mubarok (8) dari Kampung Kadu Bongkok RT.13, RW.02 Desa Cikalong Kecamatan Sodonghilir dan sudah dilakukan pertolongan medis oleh Puskesmas Sodonghilir demi kesehatan dan kesembuhannya.

Kepala UPT Puskesmas Sodonghilir Karnadi, S.KM., Kep.Ners membenarkan bahwa ada pasien laki-laki usia 8 tahun bernama Muhammad al-Fatin Mubarok datang ke IGD Puskesmas Sodonghilir pada pukul 18.30 WIB tanggal 07 Desember 2025 diantar orang tuanya. Keluhan utamanya adalah luka bakar akibat tersiram air gula panas, pasien mengeluh nyeri pada area dada dan lengan kanan dan kiri, "terangnya.

Kondisi Pasien mengalami luka bakar derajat II, Luka Bakar Sedang Pada anak, dan Nyeri Akut, penangan dengan dilakukan perawatan membersihkan luka dengan Ca10,9%, dan balut steril, serta edukasi kepada orang tuanya dan rujukan ke RS HZ Mustofa untuk penanganan selanjutnya.

selanjutnya, inilah upaya kami dari Puskesmas sudah mendatangi pasien dan keluarganya, kami sudah melakukan upaya perawatan, penanganan dan kami bersedia mengganti perban secara berkala demi kesehatan dan kesembuhannya, "ucap Kapus Karnadi kepada Kami awak media Kabardesanews.com, pada Rabu pagi (21/01/2026).

Pada akhirnya keluarga pasien menginginkan berobat ke tenaga kesehatan yang lain, secara tugas dan kemanusiaan kami pihak Puskesmas telah jalankan, baik tadi menggati perban pun disaksikan oleh tetangga dan Bapak/Ibu gurunya, keinginan keluarga pasien seperti itu, "ya kami pun tidak bisa melarangnya", dimana kesiapapu berobatnya semoga ihktiar semua ada dalam kelancaran dan lekas sembuh, jadi tidak ada hal yang tidak kami layani Insya Allah semaksimal mungkin kami jalankan tugas dan pekerjaan sebagaimana mestinya, karena hal itu, demi tidak hal yang kita inginkan dimasa yang akan datang, kami menerima surat pernyataan penolakan perawatan di Puskesmas Sodonghilir dari pihak keluarga pasien, karena keingin secara sadar keluarga akan melanjutkan pengobatan di tempat lain, "ujar Kapus Karnadi.

Mari kita bersama-sama ulurkan tangan demi kesehatan dan kesembuhan Muhammad al-Fatin Mubarok, bagi siapapun itu yang bisa membantu untuk pengobatannya semoga menjadi amal Hasanah, " pungkasnya.

(red)

Post a Comment

أحدث أقدم