Hari Kelima Hlangnya Suraman Cibro 38 Tahun di Hutan Kemenyan Belum Juga Ditemukan Warga Desa Silima Kuta STTU Julu

Hari Kelima Hlangnya Suraman Cibro 38 Tahun di Hutan Kemenyan Belum Juga Ditemukan Warga Desa Silima Kuta STTU Julu 

Pakpak Bharat, (Kabardesanews.com) - Puluhan anggota tim gabungan menyusuri kawasan hutan di delleng lae oncim, desa siempat rube I, kecamatan Siempat Rube. Sudah memasuki hari kelima sejak diberitakan hilang, upaya pencarian terhadap Suraman Cibro (38 tahun), warga desa silima kuta, kecamatan Sitellu Tali Urang Julu belum membuahkan hasil 

Suraman Cibro bersama 3 orang lainnya memasuki kawasan hutan kemenyan milik mereka pada minggu, 01 pebruari lalu. Dia sempat melakukan aktifitas memanen kemenyan sebelum kemudian terpisah dari rombongan dan hilang.

Memanen kemenyan ( mrkemenjen) menjadi salah satu mata pencaharian masyarakat Kabupaten Pakpak Bharat yang telah diwarisi turun temurun. Pergi kehutan kemenyan dan tinggal berhari-hari di tengah hutan adalah hal biasa mengingat lokasi hutan kemenyan biasa jauh dari pemukiman warga.

Meskipun berangkat secara berkelompok, namun dalam proses memanen kemenyan di dalam hutan, para pemanen akan berpencar berjauhan dan hanya berkumpul di pondok disaat tertentu terutama dimalam hari. Namun hari itu, Suraman Cibro tidak kembali ke pondok untuk makan siang, teman-temannya yang lain sempat melakukan upaya pencarian sebelum kemudian melapor kepada pihak berwenang.

Upaya pencarian dilakukan bersama oleh tim gabungan BPBD, Polri, TNI, Tagana, Pemerintah Kecamatan Sitellu Tali Urang Julu, Pemerintah dan masyarakat desa Silima Kuta dan Siempat Rube I.

Belum ada tanda-tanda keberadaan korban, mudah-mudahan segera kita temukan, tim-tim pencari sudah dibagi dan disebar hingga area radius 7 km dari titik diduga aktifitas terakhir korban sebelum hilang. Pencarian akan diperluas lagi, jelas Kepala Pelaksana BPBD Pakpak Bharat, Augusman Harapan Padang, ST, M.Si.

**(Sapril  s)""

Post a Comment

أحدث أقدم