Gerakan Ajengan Muda (GAM) MengecamTerduga Pelaku Penghinaan terhadap Ketua Dewan Pembina Yang Viral di Medsos

Gerakan Ajengan Muda (GAM) MengecamTerduga Pelaku Penghinaan terhadap Ketua Dewan Pembina Yang Viral di Medsos

Tasikmalaya, (kabardesanews.com) - Gerakan Ajengan Muda (GAM) Tasikmalaya mengecam pelaku tindakan dugaan pelecehan dan penghinaan serta menyebarkan berita bohong kepada ketua dewan pembina Gerakan Ajengan Muda oleh "RM" yang viral di media sosial (medsos).

Hadist Munawir mengaku, kecewa dan merasa terluka atas tindakan pengguna medos yang mengunggah kalimat yang mengarah pada dugaan tindakan pelecehan dan penghinaan serta menjatuhkan nama baik terhadap ketua dewan pembina GAM, "ucap Hadist munawir, Kamis ( 02/04/2026 ).

"Hadist menjelaskan, dugaan penghinaan dan pelecehan tersebut berupa kalimat sebagai berikut: Anu belegugna mah si amir mahfud alias si aming anu gableg mayasari grup, ku syareatna si viman teu bisa nanaon nyaho naon tentang tatakelola pamrentah, nya najan baheulana anggota DPRD Jabar oge di paksakeun jadi walikota da make duit nyocok, hasilkan kieu jadina..

Itu sudah bentuk penghinaan, pelecehan, dan pencemaran nama baik terhadap ketua dewan pembina GAM H. Amir Mahfud karena bertentangan dengan nilai-nilai keislaman serta kehormatan personal, "kata Gadist

Ketua Umum GAM Hadist Munawir menambahkan, tindakan semacam itu tidak dapat ditoleransi. Menurutnya, kami telah melaporkan terduga pelaku ke Porles Kota Tasikmalaya.

"Kami mengecam keras ujaran kebencian dan GAM Tasikmalaya mendesak aparat penegak hukum segera menindak tegas pelakunya secara profesional tanpa pandang bulu,” ujarnya. 

Jangan terprovokasi.

Pihaknya mengajak seluruh kader, ustad muda, dan masyarakat untuk tidak terpancing provokasi, tetap bijaksana dalam bermedia sosial, serta menjaga ruang publik digital agar tetap beretika, beradab, dan berkeadilan.

Kritik boleh, tapi penghinaan terhadap  personal , organisasi, dan martabat seseorang tidak bisa ditoleransi. GAM akan selalu berdiri di garis depan dalam menegakkan nilai-nilai kebenaran, keadilan, dan kemanusiaan,” tambahnya.

GAM  sebagai organisasi yang santun dan bermartabat, setiap langkah perjuangan harus didasarkan pada akal sehat, keimanan, dan ketaatan terhadap hukum negara serta nilai-nilai Islam, "pungkas Hadist Munawir.

(Biro Kota/Kab. Tasikmalaya)

Post a Comment

أحدث أقدم